SMAHA (SMA Islam Hidayatullah Semarang) merupakan sekolah yang terus berkomitmen membangun karakter peserta didik melalui budaya sekolah yang positif, disiplin, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Sebagai wujud komitmen tersebut, SMAHA menyelenggarakan Workshop Penyusunan Tata Tertib Sekolah pada Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang meeting lantai 4 ini diikuti oleh seluruh guru SMAHA.

Workshop Penyusunan Tata Tertib Sekolah ini merupakan tindak lanjut dari rangkaian program Sekolah Ramah Anak (SRA) yang telah dilaksanakan pada Selasa dan Rabu sebelumnya. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para pendidik dan tenaga kependidikan mendapatkan berbagai penguatan terkait pembentukan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. Salah satu materi yang diperkenalkan adalah penggunaan fitur pada aplikasi Sekolahku untuk penanganan keterlambatan siswa secara lebih tertib, transparan, dan terintegrasi.
Workshop diawali dengan pengarahan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibu Sri Widayati, S.Pd., atau yang akrab disapa Ibu Wid. Beliau menegaskan pentingnya peran seluruh guru dan tenaga kependidikan dalam penegakan tata tertib sekolah. “Kami harap Bapak dan Ibu menjadi pelaku utama untuk menjalankan dan berkomitmen bersama dalam penegakan tata tertib di sekolah. Terbentuknya karakter baik pada siswa menjadi tombak utama dalam mencetak insan khoiru ummah”, tambah Ibu Wid.

Selama kegiatan berlangsung, peserta workshop secara aktif menelaah tata tertib yang telah berlaku. Setiap poin dibahas secara mendalam untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan sekolah saat ini. Selain melakukan review terhadap aturan yang sudah ada, peserta juga memberikan berbagai masukan, usulan, dan penambahan poin-poin positif yang dinilai dapat memperkuat budaya disiplin, tanggung jawab, serta pembentukan karakter peserta didik.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan konstruktif. Para peserta saling bertukar pandangan berdasarkan pengalaman masing-masing dalam mendampingi siswa, sehingga menghasilkan berbagai rekomendasi yang diharapkan dapat menyempurnakan tata tertib sekolah agar lebih efektif, edukatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ibu Lana Najiha, M.Pd., Salah satu peserta workshop menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Workshop ini sangat bermanfaat karena memberikan ruang bagi seluruh guru untuk menyampaikan pandangan dan pengalaman dalam penerapan tata tertib. Dengan adanya kesepahaman dan komitmen bersama, penegakan aturan di sekolah akan menjadi lebih konsisten sehingga mampu mendukung pembentukan karakter siswa secara optimal,” ungkap Ibu Lana.
Melalui workshop ini, diharapkan terwujud tata tertib sekolah yang tidak hanya berfungsi sebagai pedoman perilaku, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter yang efektif dalam mendukung terwujudnya peserta didik yang disiplin, berakhlak mulia, dan berkepribadian unggul sesuai dengan visi SMAHA sebagai sekolah yang mencetak generasi khoiru ummah.

