Pemilos SMAHA 2025: Wujudkan Semangat Demokrasi di Sekolah

Rabu pagi (22 Oktober 2025) yang cerah menjadi saksi semangat demokrasi di SMA Islam Hidayatullah (SMAHA). Aula sekolah tampak ramai sejak pukul 07.30 WIB, saat seluruh siswa, guru, dan karyawan berkumpul untuk mengikuti Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilos) Tahun 2025.

Pemilos tahun ini terasa istimewa karena diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon) dengan visi, misi, dan program kerja yang sangat menarik dan inovatif. Ketiganya tampil dengan gaya khas masing-masing, membawa gagasan segar untuk memajukan organisasi siswa di SMAHA.

Paslon 1: Devdan Javas dan Davina Aira,  mengusung program SMAHA Dodolan, Shama Health Day, dan Lespire, berfokus pada kewirausahaan, kesehatan, serta pengembangan minat belajar siswa. Paslon 2: Saidah Kaila dan Ihsan Kukuh,  menawarkan ide kreatif seperti Fashion Day, Infolympia, dan Seupernation, yang menggabungkan kreativitas, informasi, dan kompetisi ilmiah. Paslon 3: Rasyadan Syaputra dan Nisrina Salsabila, menghadirkan program SMAHA Arguefest, EchoPlex, Osis-Mation, dan Foreos, yang menonjolkan kemampuan berpikir kritis dan kolaborasi berbasis teknologi.

Kegiatan dibuka secara khidmat dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Mars Hidayatullah, dan sambutan dari Kepala SMAHA, Ibu Etik Ningsih, S.Pd. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Pemilos adalah miniatur demokrasi di Indonesia. Silakan ikuti proses ini dengan luber jurdil, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.” Beliau mengingatkan penting bagi seluruh siswa untuk berpartisipasi aktif dengan sikap sportif dan bertanggung jawab.

Usai pembukaan, suasana aula memanas oleh debat antar paslon. Masing-masing pasangan tampil percaya diri menjelaskan visi dan misi mereka di depan audiens. Paslon 1 menonjol dengan ide kewirausahaan dan kegiatan sosial, Paslon 2 membawa semangat kreativitas dan inovasi, sedangkan Paslon 3 menginspirasi dengan fokus pada kemampuan berpikir kritis dan teknologi digital.


Selain debat, suasana Pemilos juga diwarnai oleh penampilan spesial dari siswa-siswi SMAHA. Pertunjukan bertema “Harmoni Rasa Demokrasi” menghadirkan teatrikal puisi.

Tak kalah memukau, penampilan drama musikal berjudul “Aku Indonesia” membuat suasana aula menjadi syahdu dan penuh makna. Penonton memberikan tepuk tangan panjang sebagai apresiasi atas kreativitas dan semangat nasionalisme yang ditunjukkan para siswa.

Tepat pukul 13.00 WIB, proses pencoblosan suara dimulai. Seluruh warga sekolah tampak antusias mengantre dengan tertib di aula. Panitia OSIS menyiapkan bilik dan kotak suara layaknya Tempat Pemungutan Suara (TPS) resmi, menambah kesan nyata dari praktik demokrasi ini.

Tepat pukul 14.00 WIB, proses penghitungan suara dilaksanakan secara terbuka. Setiap suara dibacakan satu per satu, disaksikan oleh panitia, guru pembimbing, serta para paslon. Ketegangan terasa hingga akhirnya hasil diumumkan.

Dengan perolehan 204 suara, Paslon 2, Saidah Kaila dan Ihsan Kukuh sebagai pemenang Pemilos SMAHA 2025, disambut sorak bahagia para pendukung.

“Kemenangan ini bukan hanya milik kami, tapi milik seluruh siswa SMAHA. Kami akan bekerja keras mewujudkan program yang bermanfaat untuk semua,” ujar Saidah usai pengumuman.

Sebagai sekolah Islam unggul di Jawa Tengah, SMA Islam Hidayatullah tidak hanya menekankan keunggulan akademik dan religiusitas, tetapi juga menanamkan nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan demokrasi kepada siswanya.
Melalui kegiatan Pemilos, SMAHA berhasil menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan berkarakter.