Menghafal Al-Qur’an bukanlah sekadar mengingat ayat demi ayat, tetapi juga menjaga kelancaran hafalan serta memastikan ketepatan bacaan sesuai kaidah tajwid. Salah satu upaya untuk mengukur dan meningkatkan kualitas hafalan tersebut adalah melalui kegiatan tasmi’ Al-Qur’an, yaitu menyimak hafalan Al-Qur’an secara utuh di hadapan penyimak (mustami’). Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu mengevaluasi hafalannya, melatih kepercayaan diri, serta menumbuhkan semangat untuk terus menambah dan menjaga hafalan Al-Qur’an.

Sebagai bagian dari pembinaan tahfidz, SMA Islam Hidayatullah (SMAHA) Semarang menyelenggarakan kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an pada Senin–Selasa, 19–20 Oktober 2026, bertempat di Aula SMAHA. Kegiatan ini diikuti oleh 64 siswa dan siswi yang telah memenuhi standar hafalan dan bacaan yang ditentukan.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperdengarkan hafalan Al-Qur’an dengan cakupan Juz 1–4, 7, 12–20, 29, dan 30. Setiap peserta disimak secara langsung oleh para Ustadz dan Ustadzah pengampu BAQ SMAHA selaku mustami’. Selain itu, orang tua atau wali murid juga turut hadir untuk menyimak hafalan putra-putri mereka. Kehadiran orang tua menjadi bentuk dukungan sekaligus motivasi bagi siswa dalam menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an.

Salah satu peserta, Nayla Zahratus Syifa dari kelas X-4, mengungkapkan rasa lega dan syukurnya setelah berhasil menyetorkan hafalan satu juz secara utuh dengan lancar. Ia berharap pengalaman mengikuti tasmi’ dapat menjadi penyemangat untuk terus menambah hafalan (ziyadah) sekaligus menjaga hafalan yang telah dimiliki.
“Alhamdulillah rasanya lega sekali sudah maju tasmi’ dengan lancar. Semoga saya ke depannya masih bisa menjaga hafalan dan nambah lagi hafalannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ustazah Dwi Agustina selaku Koordinator Tahfidz SMAHA berharap kegiatan tasmi’ dapat menjadi sarana bagi siswa untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas hafalan sebagai persiapan menuju tahapan evaluasi berikutnya, yaitu munaqasyah tahfidz.
“Karena tasmi’ adalah langkah awal menuju munaqasyah tahfidz, saya harap semoga anak-anak bisa menjaga kualitas hafalannya, baik dari segi kelancaran maupun kualitas bacaan tajwidnya,” harapnya.
Melalui kegiatan Tasmi’ Al-Qur’an ini, SMAHA Semarang berupaya menumbuhkan budaya menjaga hafalan yang kuat, bacaan yang benar, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an. Harapannya, para siswa tidak hanya mampu mencapai target hafalan, tetapi juga konsisten memelihara hafalannya dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

