Kolaborasi SMAHA dan FKM Undip: Edukasi Kreatif Cegah Bahaya Tembakau

Dalam rangka memperingati Hari Anti Tembakau, SMA Islam Hidayatullah (SMAHA) Semarang menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “CEGAT: Cegah Generasi Aktif Tembakau”. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara sekolah dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026 di ruang aula SMAHA dan diikuti oleh siswa-siswi kelas X.

Acara ini diikuti dengan antusias oleh para siswa sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan bahaya tembakau, khususnya di kalangan generasi muda. Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah, Ibu Lutfiyatin Inayah, S.Pd.I., menekankan pentingnya kegiatan ini bagi siswa. “Kegiatan ini sangat penting, terutama bagi kalian generasi Z yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk menuntut ilmu, tetapi juga sebagai tempat pembentukan karakter dan pembiasaan hidup sehat. Saya berharap melalui kegiatan ini, kalian semakin sadar akan bahaya tembakau dan memiliki komitmen untuk menjauhinya”, ujar Ibu Lutfi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua BEM FKM Undip, Fikar Nizar, menjelaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada upaya preventif. “Kegiatan ini kami rancang dengan fokus utama pada pencegahan penggunaan tembakau di kalangan pelajar,” ujarnya.

Screenshot

Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa mengenai bahaya tembakau. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi yang disampaikan secara kreatif dan interaktif, meliputi pembahasan mitos dan fakta seputar tembakau, sehingga membuka wawasan siswa terhadap informasi yang selama ini sering disalahpahami.

Tidak hanya itu, siswa juga diberikan pemahaman tentang dampak konsumsi tembakau terhadap lingkungan, mulai dari pencemaran hingga kerusakan ekosistem. Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan kuis interaktif yang melibatkan partisipasi aktif siswa. Suasana semakin meriah dengan adanya pembagian hadiah bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dengan tepat.

Screenshot

Sejumlah siswa mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini. Salah satu peserta, Navizja, menyampaikan, “Kegiatannya seru dan tidak membosankan karena banyak interaksi dan kuis. Saya jadi lebih paham tentang bahaya tembakau, ternyata dampaknya tidak hanya ke kesehatan tapi juga ke lingkungan.”

Sebagai penutup, dilakukan refleksi bersama untuk memperkuat komitmen siswa dalam menjauhi tembakau serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMAHA tidak hanya memahami bahaya tembakau secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata sebagai generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.