PMA Kelas XII: Wadah Praktik Metode UMI dan Penguatan Kompetensi Mengajar

Kegiatan Praktik Mengajar Al-Qur’an (PMA) kembali digelar sebagai program rutin tahunan bagi siswa kelas XII yang telah dinyatakan lulus sertifikasi pada Januari lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk mempraktikkan secara langsung metode UMMI yang telah dipelajari selama proses pembinaan dan sertifikasi.

Tahun 2026 ini, jumlah peserta PMA mencapai 74 siswa. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, yang menunjukkan semakin besarnya minat dan kesiapan siswa dalam mengemban amanah mengajar Al Qur’an.

PMA dilaksanakan selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 10–12 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di ruang aula, ruang meeting, serta beberapa ruang kelas yang telah disiapkan. Dalam pelaksanaannya, para siswa kelas XII menggantikan peran guru BAQ untuk mengajar siswa kelas X. Mereka mempraktikkan metode UMMI secara langsung, mulai dari pembukaan, penyampaian materi, hingga evaluasi bacaan.

Screenshot

Antusiasme para pengajar dari kelas XII terlihat begitu tinggi. Mereka mempersiapkan materi dengan sungguh-sungguh dan membangun suasana belajar yang menyenangkan. Bahkan, sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat, para pengajar memberikan hadiah kecil kepada siswa kelas X yang menjadi peserta pembelajaran Al Quran selama kegiatan berlangsung.

Kepala program PMA, Muh. Aenur Rokhim, S.H., menyampaikan harapannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. “Semoga dengan PMA ini bisa menambah pengalaman dan menyalurkan ilmu yang sudah didapatkan. Semoga bisa dipraktikkan di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, siswa kelas X yang mengikuti pembelajaran mengaku senang dan termotivasi dengan metode pengajaran yang disampaikan. Yumna, salah satu siswa kelas X menyampaikan bahwa belajar bersama kakak kelas terasa lebih santai namun tetap serius. “Kakaknya sabar dan cara ngajarnya mudah dipahami. Jadi lebih semangat belajar ngaji,” ungkapnya. Siswa lainnya juga menambahkan bahwa pemberian hadiah kecil membuat mereka semakin termotivasi untuk memperbaiki bacaan.

Melalui kegiatan PMA ini, diharapkan siswa kelas XII tidak hanya mahir membaca Al Qur’an, tetapi juga memiliki bekal keterampilan mengajar dan kepercayaan diri untuk terjun langsung di masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi yang mampu menjaga dan menyebarkan nilai-nilai Al Qur’an secara berkelanjutan.