SMAHAFEST 2026: SENANTERA, Membangun Generasi Tangguh dan Berjiwa Pemimpin di Era Digital

SMA Islam Hidayatullah Semarang kembali menghadirkan SMAHAFEST, festival tahunan yang diselenggarakan oleh OSIS SMAHA dengan menghadirkan berbagai perlombaan menarik dalam suasana yang seru, edukatif, dan inspiratif. Kegiatan ini ditujukan bagi siswa-siswi SMP atau sederajat se-Jawa Tengah sebagai wadah untuk mengasah kreativitas, meningkatkan sportivitas, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat. Melalui SMAHAFEST, para peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar, berkolaborasi, serta memperluas wawasan dan relasi antar sekolah.

Pada tahun 2026 ini, SMAHAFEST mengangkat tema SENANTERA (Rise like A Mighty Lion, as the Leader in the Digital Bumantara). Tema ini mengandung makna harapan agar generasi muda mampu tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, percaya diri, dan berani mengambil peran sebagai pemimpin yang bertanggung jawab di tengah perkembangan dunia digital. Layaknya singa yang kuat dan berwibawa, para peserta diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan, beradaptasi dengan perubahan zaman, serta menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

Semangat tema tersebut diperkuat dengan kehadiran maskot SENA, maskot khas SMAHAFEST “SENANTERA”. SENA digambarkan sebagai seekor singa gagah yang mengenakan busana raja lengkap dengan jubah dan mahkota. Mahkota melambangkan tanggung jawab dan kewibawaan, sedangkan jubah menggambarkan ketegasan dan kesiapan dalam menghadapi tantangan. Karakter SENA mencerminkan sosok pemimpin sejati yang berani, tegas, dan bijaksana.

SMAHAFEST 2026 diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut, mulai Kamis hingga Sabtu, 29–31 Januari 2026. Beragam perlombaan digelar untuk mewadahi bakat dan minat peserta, di antaranya lomba futsal, badminton, murotal, serta poster digital. Selain perlombaan, terdapat pula kegiatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang memberikan manfaat sebagai sarana mengukur kemampuan akademik peserta, melatih kesiapan menghadapi ujian, serta membantu siswa mengenali potensi dan kemampuan belajarnya sejak dini. Kegiatan lain yang tak kalah bermakna adalah donor darah yang menjadi wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, peserta dan masyarakat diajak untuk berbagi serta membantu sesama yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Puncak SMAHAFEST dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026, yang diawali dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh keluarga besar SMAHA serta masyarakat sekitar. Suasana kebersamaan semakin meriah dengan pembagian berbagai doorprize menarik, seperti setrika, chopper, televisi, kulkas, sepeda gunung, serta berbagai hadiah menarik lainnya.

Kegiatan puncak ini turut dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan Abul Yatama, Pengawas SMA Kota Semarang, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin), perwakilan komite sekolah, serta para alumni SMAHA dalam rangka kegiatan temu alumni yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan SMAHAFEST sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda.

Dalam sambutannya, Kepala SMAHA, Ibu Etik Ningsih, S.Pd., menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia, peserta, sponsor, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya SMAHAFEST 2026. Semoga kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan potensi, menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, serta membangun karakter kepemimpinan generasi muda.”

Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya penampilan pentas seni yang memukau. Penampilan tari dari Gana Akusara dan nyanyian merdu dari SmahaCoustic, sebuah tim tari dan band SMAHA yang beranggotakan siswa-siswi kelas X-XII.

Peraih doorprize utama berupa kulas yaitu Bapak Soetrisno, S.T., orang tua dari Rasyadan. Beliau menyampaikan rasa bangga kepada SMAHA khususnya siswa-siswi yang tergabung dalam organisasi OSIS. “Kami merasa bangga dan senang melihat anak-anak mendapatkan kesempatan untuk menyalurkan bakat, belajar berkompetisi secara sehat, serta menambah pengalaman dan relasi. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk membentuk karakter percaya diri, tanggung jawab, dan kerja sama pada anak”, ujar beliau.