Dalam membaca Al Quran banyak sekali hal yang perlu diperhatikan, antara lain ialah kaidah-kaidah hukum bacaan Al Quran yang baik dan benar sesuai dengan yang diajarkan oleh Rasullulah ﷺ. Seperti tajwid, gharib, waqaf, dan lain sebagainya. Sebagaimana firman Allah Subhanallahu Wa Ta’ala dalam Q.S Al Muzzammil:4 yang artinya “Bacalah Alquran itu dengan tartil”. SMA Islam Hidayatullah (SMAHA) memiliki program dalam pembelajaran Al Quran dalam mewujudkan hal tersebut. Selain itu, SMA Islam Hidayatullah juga memiliki target hafalan Al Quran siswa untuk mewujudkan salah satu visi sekolah, yaitu Obedient yang salah satu indikatornya yaitu mahir membaca Al Quran.
Untuk mewujudkan hal tersebut, SMA Islam Hidayatullah bekerjasama dengan Umi Foundation Surabaya dalam pembelajaran Al Quran menggunakan metode Ummi. Pada tanggal 17-18 November 2025, SMAHA mengadakan kegiatan tahunan yaitu pra tashih dan pra munaqosah tahfidz. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas bacaan dan hafalan siswa.
Kegiatan ini diikuti oleh semua siswa kelas X-XII yang memenuhi syarat. Tahun ini peserta pra tashih sebanyak 130 siswa, sedangkan untuk peserta pra munaqosyah sebanyak 152 siswa. Untuk pra tashih, syaratnya ialah siswa yang sudah bisa membaca Al Quran dengan lancar, baik, dan benar. Baik dari segi tajwid maupun gharibnya, serta dinyatakan lulus oleh koordinator BAQ (Baca Al Quran) SMAHA. Sedangkan untuk pra munaqosah tahfidz, syaratnya ialah siswa yang sudah memiliki hafalan minimal satu juz. Baik dari juz 1-10, 30, dan 29, serta dinyatakan lulus oleh koordinator tahfidz SMAHA.

Penguji dalam kegiatan ini ialah guru BAQ dari tim QLC (Quran Learning Center) Hidayatullah Semarang. Siswa yang dinyatakan lulus pada tahap pra tashih dan pra munaqosah tahfidz, berhak untuk mengikuti tashih dan munaqosah tahfidz oleh tim penguji dari Ummi Foundation Surabaya. Kegiatan lanjutan tersebut insya Allah akan dilaksanakan pada 12-13 Januari 2026.
“Melalui kegiatan ini, tim penguji dapat mengevaluasi bacaan dan hafalan siswa. Nantinya, siswa yang dinyatakan lulus pra tashih dan pra munaqosah tajwid akan mengikuti tashih dan munaqosah. Maka dari itu, saya berpesan kepada siswa/siswi SMA Islam Hidayatullah agar tetap belajar Al Quran dengan baik dan benar, serta harus sesuai dengan kaidah-kaidah gharib dan tajwid. Selain itu, anak-anak harus semangat dalam hafalan Al Quran.”, tutur Ustadzah Miskiyatul F, A.H., koordinator BAQ SMA Islam Hidayatullah Semarang.

