SMAHA, Sekolah Digital dan Unggul
SMA Islam Hidayatullah (SMAHA) Semarang kembali membuktikan diri sebagai sekolah digital dan unggul yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembinaan karakter dan kreativitas siswa. Hal ini tampak dalam rangkaian kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang digelar pada Jumat, 10 Oktober 2025, di aula SMAHA sejak pagi hingga sore.
Acara pembukaan LDK berlangsung meriah dan resmi dibuka oleh Kepala Sekolah, Ibu Etik Ningsih. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat disiplin dalam berorganisasi. Ia berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang kreatif, tangguh, dan membawa energi positif bagi sekolah.

Lahirnya SMACO, Organisasi Kreatif Anak SMAHA
Kegiatan LDK tahun ini terasa spesial karena menjadi momentum kelahiran organisasi baru bernama SMAHA Content Creator (SMACO). Organisasi ini hadir sebagai wadah bagi siswa untuk melejitkan potensi di dunia digital dengan jargon khasnya: kreatif, positif, produktif.
Setelah sesi pembukaan, SMACO menggelar kegiatan perdananya di ruang kelas dengan sambutan hangat dari Ma’am Nunung Kusumawati, selaku pembina SMACO. Dalam pesannya, beliau mengajak Smaconian (seluruh anggota SMACO) untuk menjadikan SMACO sebagai ruang belajar dan berkarya di bidang konten digital yang bermanfaat.

Workshop Inspiratif: Dari Kreator Konten hingga Entrepreneur
Sebagai organisasi “newborn”, SMACO langsung menunjukkan taringnya dengan menggelar dua workshop inspiratif. Sesi pertama menghadirkan Kak Bima Aditya, seorang social media specialist muda yang membagikan pengalaman seru di dunia digital. Ia membeberkan tips membuat konten menarik, rahasia menjaga konsistensi, hingga cara menghadapi tantangan sebagai kreator muda. Para siswa tampak antusias, tidak segan melontarkan pertanyaan seputar tren media sosial dan ide konten kreatif.
Sesi kedua tak kalah seru dengan hadirnya Mami Ani Fatihah (digital creator dan pengusaha), yang mengajak peserta menyelami dunia bisnis dan kewirausahaan. Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya entrepreneur mindset bagi generasi muda. “Setiap ide kreatif punya peluang bisnis, tinggal bagaimana kalian melihatnya dengan kacamata peluang,” tegasnya. Menariknya, Mami Ani bukan hanya narasumber, tetapi juga seorang wali murid SMAHA. Kehadiran beliau menjadi simbol nyata bahwa sekolah sengaja menggandeng orang tua untuk mendukung lahirnya SMACO. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua inilah yang diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih hangat, sinergis, dan penuh dukungan, sehingga setiap langkah kreatif siswa mendapat energi positif dari rumah maupun sekolah.

Kegiatan SMACO Newborn berlangsung dengan penuh energi. Diskusi hangat, tawa ceria, dan semangat kolaborasi terasa di setiap sudut kelas. Para peserta pulang dengan wajah berbinar, membawa bekal inspirasi baru sekaligus tekad untuk berkarya lebih produktif.
Dengan semangat “newborn”, SMACO siap melangkah menjadi organisasi yang bukan hanya sekadar komunitas, tetapi juga laboratorium ide kreatif. Di bawah bendera SMA Islam Hidayatullah, SMACO bertekad mencetak generasi muda yang kreatif, positif, dan produktif serta mampu bersuara lewat konten digital yang menginspirasi. Dan ini baru langkah pertama. Nantikan gebrakan, ide-ide segar, dan karya kreatif SMACO yang siap meramaikan dunia digital dari SMAHA untuk Indonesia! (Khoirunnisa Larasati-XI 5 ; Editor: Nunung Kusumawati)

