Sebagai sekolah Islam unggul di Jawa Tengah, SMA Islam Hidayatullah (SMAHA) terus berupaya menebarkan manfaat tidak hanya bagi murid, guru, dan orang tua, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kajian parenting yang telah menjadi agenda rutin tahunan. Kegiatan ini mengundang orang tua wali murid dari jenjang PAUD hingga SMA Hidayatullah, serta terbuka untuk umum.

Pada Senin, 22 September 2025, SMAHA kembali menyelenggarakan kajian parenting di aula sekolah dengan menghadirkan narasumber Bunda Angelina Sondakh. Tema kajian yang diangkat adalah “Ibu Ideal dalam Perspektif Al Qur’an.”
Dalam sambutannya, Kepala SMAHA, Ibu Etik Ningsih, S.Pd., menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh hadirin yang berpartisipasi. “Kajian parenting seperti ini menjadi ruang penting bagi kita untuk saling belajar dan menguatkan peran dalam keluarga. Kami berharap, dari kajian ini para kita semua mendapatkan inspirasi dan semangat baru dalam mendidik anak sesuai tuntunan Islam,” ujar Ibu Etik.
Kajian kemudian dibuka oleh Bunda Angelina dengan pesan penuh makna. “Ibu-ibu, jangan paksa anak untuk menjadi sepertimu, jangan pernah bandingkan dirimu dengan anakmu, doakanlah selalu anakmu agar selamat dunia akhirat,” ungkapnya.
Beliau mengingatkan bahwa anak adalah titipan Allah yang harus dijaga dengan penuh kasih sayang, bukan dijadikan tempat praktik untuk mewujudkan impian orang tua. Bunda Angelina juga mengajak para hadirin untuk sabar dalam beribadah serta meneladani kesabaran tersebut dalam mendidik anak.
Sebagai bekal praktis, beliau membagikan tips amalan harian yang bisa dilakukan, di antaranya setelah shalat subuh membaca surat Al-Waqi’ah, melaksanakan shalat dhuha minimal 4 rakaat, setelah shalat maghrib membaca surat Al-Waqi’ah, setelah shalat Isya memperbanyak shalawat, ayat kursi, serta membaca Al-Waqi’ah ayat 46–58.

Kegiatan berlangsung khidmat, hangat, dan penuh antusias. Kajian ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan sesi foto sebagai kenangan bersama.
“Saya merasa tercerahkan. Kadang, sebagai orang tua, kita terlalu menuntut anak sesuai keinginan, padahal yang terpenting adalah mendoakan dan membimbing mereka dengan penuh kesabaran. Terima kasih SMAHA sudah menghadirkan kajian yang luar biasa ini,” ungkap salah satu wali murid SMAHA, Ibu Delfita, S.E.
Melalui kegiatan ini, SMAHA menegaskan kembali komitmennya untuk terus menghadirkan manfaat nyata, serta memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk generasi Islami yang berakhlak mulia.

