Membentuk Karakter Unggul Siswa SMAHA melalui Character Building

Sebagai salah satu sekolah unggul di Jawa Tengah, SMAHA (SMA Islam Hidayatullah Semarang) kembali memperkuat komitmennya dalam membentuk karakter siswa yang tangguh dan berintegritas melalui program “Character Building“. Kegiatan ini diadakan pada Selasa, 5 Agustus 2025. Bekerja sama dengan Outbound Training Oase, kegiatan ini sukses dilaksanakan di Lapangan Merbau, Banyumanik, dengan antusiasme tinggi dari seluruh siswa.

Kegiatan dimulai tepat pukul 06.40 WIB, diawali dengan arahan dari para guru di lapangan tengah sekolah. Suasana pagi yang segar dihiasi semangat para siswa yang siap mengikuti serangkaian agenda. Pukul 07.00 WIB, seluruh peserta kemudian melanjutkan perjalanan menuju Lapangan Merbau.

Ibu Sri Widayati, S.Pd., waka kesiswaan SMAHA menyampaikan sambutannya.

Ibu Sri Widayati, S.Pd., selaku waka kesiswaan SMAHA, dalam sambutannya dengan tegas menyampaikan pentingnya kegiatan Character Building ini. “Karakter yang unggul dan tangguh merupakan identitas yang harus dimiliki siswa-siswi SMAHA. Selain kecerdasan akademis, pembentukan karakter adalah fondasi utama bagi kesuksesan siswa di masa depan”, ujar Ibu Sri Widayati.

Latihan baris-berbaris.

Kegiatan diawali dengan pelatihan baris berbaris yang dipimpin langsung oleh trainer dari Oase. Disiplin dan kekompakan mulai diasah sejak awal. Setelah itu, semangat peserta semakin membara saat Kang Yana, owner Oase, membawakan kisah inspiratif yang memotivasi siswa untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Meskipun terik matahari mulai terasa, hal tersebut tidak sedikit pun menyurutkan semangat peserta untuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

Sesi selanjutnya diisi dengan berbagai permainan interaktif yang dirancang untuk membentuk kerja sama, kekompakan, dan rasa saling memiliki. Salah satu permainan yang menarik perhatian adalah “Save the Ball“, di mana siswa diminta untuk menjaga sebuah bola besar agar tidak terjatuh. Bola tersebut diibaratkan sebagai amanah yang harus dijaga bersama, mengajarkan nilai tanggung jawab dan gotong royong. Selain itu, siswa juga diajarkan pendidikan karakter lainnya, seperti disiplin waktu dan kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.

Makan siang bersama Wali Kelas dan Pendamping Wali Kelas.

Pukul 11.00 WIB, seluruh peserta kembali ke SMAHA untuk membersihkan diri. Kegiatan dilanjutkan dengan salat dhuhur berjamaah, menegaskan pentingnya nilai spiritual dalam pembentukan karakter. Setelah itu, momen kebersamaan terjalin erat saat makan siang bersama Wali Kelas dan Pendamping Wali Kelas, sebuah aktivitas yang bertujuan untuk membentuk bonding dan kebersamaan antara siswa dan guru.

Program Character Building ditutup dengan sesi refleksi kegiatan bersama wali kelas, di mana siswa diajak untuk mengevaluasi pengalaman mereka dan mengidentifikasi pembelajaran yang didapat. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang dalam membentuk pribadi siswa SMAHA yang berkarakter kuat, mandiri, dan mampu berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Navisja, siswi kelas X-5 menyampaikan rasa senang mengikuti kegiatan ini. “Seru sekali, walau panas-panasan, tapi melalui kegiatan ini, keakraban kami begitu terasa. Kami juga diajarkan betapa pentingnya pembentukan katakter untuk menjadi siswa khoiru ummah”, ujar Navisja.