Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang tidak hanya mengajarkan kita untuk menahan diri dari lapar dan dahaga, tetapi juga untuk memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, dan memperkuat hubungan dengan Allah Subhanahu wata’ala. Di bulan yang suci ini, berbagai kegiatan keagamaan dilakukan dengan harapan dapat menggali makna yang lebih dalam dari ibadah puasa, serta mendekatkan diri kepada Allah. Salah satu kegiatan yang diadakan SMAHA (SMA Islam Hidayatullah) selama Ramadhan adalah Pesantren Ramadhan.
Pesantren Ramadhan dilaksanakan pada Kamis, 20 Maret 2025 mulai pukul 08.00-20.30 WIB. Kegiatan yang digawangi oleh Rohis SMAHA ini diikuti oleh seluruh siswa/siswi kelas X, XI, beserta guru dan karyawan. Seluruh peserta pesantren Ramadhan mengikuti kegiatan mulai dari tadarus, ice breaking, tahsin ibadah, sholat berjamaah, game, kajian senja, buka bersama, kultum, hingga sholat tarawih.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran dan sari tilawah oleh Aimama (X-3) dan Dania (XI-4). Kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua Rohis dan koordinator kegiatan. Ryotara D, selaku ketua Rohis mengajak teman-teman untuk mengambil esensi dari puasa, bahwasanya puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi melatih kita semua untuk menjadi orang yang bertakwa.
“Bulan Ramadhan merupakan bulan yang istimewa. Setiap detik, menit, jam, dan hari di Bulan Ramadhan sangatkah isitimewa. Barangsiapa yang tidak mengistimewakan Bulan Ramadhan maka akan merugi”, ujar Ustadz Farid, selaku koordinator kegiatan. Setelah kegiatan pembukaan selesai, peserta pesantren Ramadhan menuju pos kegiatan masing-masing.
Sore hari, peserta pesantren Ramadhan mengikuti kegiatan inti yaitu kajian senja. Dr. H. Fakhrudin Aziz Lc. M.S.I., hadir sebagai pendakwah dalam kajian ini. Beliau mengawali kajian dengan mengajak jamaah untuk mengingat kisah perjuangan Nabi Sulaiman AS yang terkenal bijaksana dan adil. Selain itu, beliau juga mengajak peserta kajian untuk mengingat cendekia muslim yang ahli Qur’an seperti Ibnu Sina (bapak kedokteran modern), Al-Khawsrizmi (penemu aljabar), dan Al-Farabi (ilmuwan dan filsuf muslim). “Ayok, sebarkan dan lakukan virus positif dalam bulan Ramadhan ini. Semoga kelak siswa/siswi SMAHA bisa menjadi cendekia-cendekia muslim”, ujar Ustadz Fakhrudin.
Setelah kajian, kegiatan dilanjutkan dengan buka bersama, tarawih, serta ditutup dengan pembagian hadiah. “Alhamdulillah kegiatan pesantren Ramadhan ini memberikan kesan yang sangat mendalam bagi saya. Satu hari ini diisi kegiatan yang sangat bermanfaat. Banyak pengetahuan tentang Islam yang saya dapatkan dari kajian Ustadz Fakhrudin”, ujar Azaria Shabrina (XI-4).

